top of page

Sudahkah Kamu Menyusun Anggaran Keuangan Pribadi dengan Baik?


Hallo ALovers, kamu tau ga sih arti peribahasa ini “Besar pasak daripada tiang”? Yaps, didalam dunia keuangan ini dapat diartikan bahwa pengeluaran lebih besar daripada pemasukan.


Pemasukan yang dimaksud ini adalah bersumber dari mana saja seperti gaji, keuntungan usaha, bonus dan sebagainnya. Sementara pengeluaran itu sendiri adalah semua kewajiban, kebutuhan maupun keinginan seseorang untuk membeli suata barang. Jadi, setiap orang akan berbeda-beda untuk pemasukan dan pengeluarannya yah.


Nah, untuk itu kamu harus dapat membuat anggaran keuangan yang baik agar kamu tidak merasa kurang kedepannya. Anggaran uang sendiri menjadi sebuah peta bagi kita untuk mengatur arus masuk dan keluar pendapatan kita.


Sementara pengeluaran adalah semua kewajiban, kebutuhan, dan keinginan yang kita keluarkan. Pengeluaran orang juga beda-beda. Tergantung kebutuhan dan keinginan masing-masing.


Biarpun beda-beda, kita perlu jaga keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran. Jangan sampai pengeluaran lebih besar dari pada pendapatan.


Berikut ini dia beberapa tips untuk meyusun anggaran keuangan pribadimu dengan baik:


1. Tentukan dahulu tujuan secara detail dan spesifik

Sebelum kamu membuat perencanaan keuangan, kamu dapat menentukan tujuan tersebut seperti untuk menabung, membeli rumah, investasi ataupun membuka usaha demi kelangsungan hidup kedepannya.


2. Tulis rencana pengeluaran secara detail dan realistis

Kamu dapat menuliskan rencana keuangan tersebut dimulai dari yang paling penting hingga kurang penting atau bisa ditunda. Kamu juga bisa pisahkan mana antara pengeluaran kewajiban, kebutuhan, dan keinginan.


3. Kamu dapat menerapkan rumus 50/30/20

Kamu dapat membagi hasil dari pendapatanmu dengen metode presentase 50/30/20. Gunakan 50% untuk memenuhi kebutuhan seperti belanja bulanan, transportasi, dan lain sebagainya. Persentase 30% dipakai untuk self reward misalnya traveling atau beli action figure. Sedangkan 20% sisanya, boleh kamu simpan untuk tabungan, investasi, dana darurat, dan lain sebagainya.


4. Mengevaluasi yang sudah dilalui

Dengan cara mengevaluasi sebelum-sebelumnya, proses ini akan membantu kamu menemukan masalah yang sudah terjadi. Apa yang salah dari keuanganmu? Apakah terlalu banyak utang dan jajan? Atau ternyata kamu mengambil cicilan terlalu besar di luar kemampuan?


Ketika kamu sudah menemukan penyebabnya, kamu pun bisa mencari solusi yang terbaik. Kamu pun bisa tahu bagaimana kondisi keuanganmu.


Dengan kamu Menyusun anggaran yang benar, keuangan kamu akan jadi lebih terencana dan terukur. Dana terbatas bukan menjadi sebuah masalah besar, kebutuhan kamu akan tercukupi apabila kamu memiliki skill pengelolaan uang secara bijak.

Comentários


bottom of page